Bank Mandiri Beri Pinjaman Sebesar Rp 1,35 Triliun ke Pertamina

By | Februari 9, 2018

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk menyalurkan pinjaman senilai US$ 100 juta atau senilai Rp 1,35 triliun (kurs Rp 13.500) kepada Pertamina Group sebagai wujud sinergi BUMN untuk mendukung program pemerintah mengembangkan sektor minyak dan gas.

Credit itu adalah sisi dari sindikasi dengan 8 bank asing yang lain dimana Bank Mandiri hanya satu bank Indonesia sebagai Mandated Lead Arranger. Dari keseluruhan sarana sejumlah US$ 600 juta, Bank Mandiri menempati posisi ke-2 jumlah nominal credit paling besar.

Menurut Direktur Bank Mandiri Royke Tumilaar, pembiayaan dengan skema cross border transaction atau transaksi lintas negara ini termasuk menantang karna Bank Mandiri ditempatkan pada susunan pembiayaan yang cukup kompleks, melibatkan sebagian negara, serta regulasi internasional yang ketat.

Hal semacam ini sesuai sama gagasan Bank Mandiri yang akan datang untuk jadi bank penyalur credit korporasi dengan jalan keluar bermacam serta inovatif. Dalam pemberian sarana terkecuali credit yang sifatnya konvensional, Bank Mandiri juga mulai menghadap jadi financial advisor untuk beberapa nasabah korporasinya.

” Keikutsertaan Bank Mandiri dalam skema utang ini diinginkan bisa tingkatkan keyakinan Pertamina pada kami, dan bentuk prinsip kami dalam mensupport pengembangan usaha global Pertamina, ” kata Royke dalam info tertulisnya, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Baca juga: kurs dollar hari ini

Royke memberikan, kerjasama Bank Mandiri serta Pertamina Group juga diwujudkan lewat penyediaan product serta service perbankan, untuk menolong tingkatkan efisiensi serta pengelolaan likuiditas, seperti notional pooling, serta kontan card. Diluar itu, untuk transaksi valas Bank Mandiri juga aktif memberi beberapa jalan keluar yang bisa menolong tercukupinya keperluan valas Pertamina diantaranya lewat transaksi forex harian, transaksi derivatif, serta tripartite treasury.

Bank Mandiri serta Pertamina juga lakukan pengembangan system dengan jadi fundamental jalannya transaksi harian berbentuk corporate payable, SOPP, autocollection, dsb. Jadi sisi dari prinsip Bank Mandiri untuk memberi jalan keluar yang terintegrasi, Bank Mandiri bukan sekedar memberi jalan keluar pada korporasi namun juga pada karyawannya berbentuk pembiayaan consumer serta sarana yang lain.

Kerja sama ini searah dengan hasrat Bank Mandiri agar bisa makin bertindak dalam rencana tingkatkan kolaborasi BUMN dengan Pertamina serta anak perusahaan (Pertamina Group)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *